Bibliografi hlm 161-162
Perusahaan adalah arena yang sangat sempit! Anda berlomba melawan sangat banyak orang dan hanya 5% saja yang bisa menduduki puncak kepemimpinan serta memengaruhi arah perusahaan. Apakah anda berada di golongan 95% tersebut? Ataukah anda kehabisan waktu dan tenaga tanpa kompensasi memuaskan?. Bibliografi hlm 2; Ilus
Rakyat Indonesia memilih wakilnya untuk menyuarakan kepentingannya. Namun di negeri ini yang terjadi, para wakil rakyat yang terpilih itu berulah macam-macam dan sungguh tidak dapat ditolerir. Ulah negatif yang dibuat itu justru terjadi di dalam gedung sakral Dewan Perwakilan Rakyat di Senayan sana. Ilus
Clustering adalah strategi mengorganisasikan secara sadar suatu sektor industri di sebuah wilayah yang sama. Clustering mengandaikan adanya manfaat ekonomis mengembangkan sektor tertentu dalam wilayah yang sama baik dari sudut bahan baku, alih teknologi, tenaga kerja maupun infrastruktur. Bibliografi hlm 95-96
Tanpa disadari, sebenarnya ada cara agar bisa kerja biasa saja dengan penghasilan luar biasa. Namun banyak di antara kita yang tidak mengetahui cara tersebut. Padahal jika kita tahu caranya dan berani melakukannya, mungkin kita tidak perlu bersusah payah untuk bisa memiliki penghasilan yang luar biasa. Bibliografi hlm 154.
Sejak tahun 1990-an, pakar psikologis klinis, Dr. Timothy J. Sharp telah membantu banyak orang untuk menjadi lebih bahagia. Sebagai pendiri dari The Happiness Institute di Australia, konsultan bagi berbagai organisasi besar dan ratusan klien individu dan keluarga, Dr Sharp telah mengembangkan strategi-strategi yang sederhana, tetapi efektif untuk meningkatkan taraf kebahagiaan. Bibliografi 249…
Wempi Wetipo adalah representatif pemimpin muda Papua dengan idealisme positif ingin membangun Papua dalam sebuah kebersamaan karena menurutnya kebersamaan adalah sebuah kekuatan (the Togetherness is a power). Ia menyadari bahwa hanya dengan pikiran tanpa diskriminasi para pemimpin di Papua akan membangun Papua secara luar biasa. Ilus
Buku ini memberikan suatu perspektif yang berbeda dalam melihat kondisi pers, baik di dunia dan di Indonesia. Melalui karya ini, kita diajak menelusuri berbagai situasi yang dihadapi oleh pers, termasuk situasi pada masa pandemi. Bibliografi hlm 185-187